Monday, 13 January 2014

SOTO MADURA ASLI "Prihandomo Lazarus"

Sebenarnya sudah lama banget tidak meriview tempat makan, pertama lagi malas banget yang kedua belum nemu kata yang pas buat mengungkapkan. Maaf saya mulai alay.

ini kali pertama 02 desember 2013, bagi saya dan ayah diguyur hujan di jakarta sampai tembus mantel(ga da guna pakai mantel hujan baju tetap kuyup). Saya meminta ayah untuk mengisi rakyat dilambung saya karena sudah pasti bila hujan turun jakarta makin macet dan hasilnya kami bisa tengah malam sampai di Bekasi. Kami memutuskan untuk mencoba Soto Madura Asli di jl. Juanda jakarta. tempatnya asik banyak terpajang foto artis ibukota, musik gamelan diputar untuk meramaikan suasana. 

Menu yang cocok saat itu adalah soto, tapi secara keselurahan menunya ada sate dan kawan-kawan yang berasal dari daging. Kami memesan dua mangkok soto dan satu porsi sate kambing. Untuk minumnya kami memesan Es asem Jawa dan jahe madu. Meski udara sedang dingin saya penasaran dengan es asem jawa(biar saya nambah langsing alah ga juga vivi).

Kuah soto yang penuh dengan bumbu dan kaldu dan terdiri dari beberapa potong daging dalam bentuk kotak-kotak tanpa sayur apapun dan ditaburi daun selederi plus sudah tak asing lagi bawang goreng datang mengepul di meja saya, agaknya menggugah naluri saya untuk langsung menyantap dengan tambahan perasan jeruk nipis dan sambal. eeeeemmmm kuahnya saya suka berbumbu, dagingnya lembut dan empuk. Di meja hadir beberapa asesoris pelengkap soto seperti sate telur, usus dan tidak ketinggalan hadir pula perkedel. untuk nasi dibungkus dengan daun pisang kecil-kecil sudah tersedia di meja, kalau saya lagi lapar sangat bisa habis tiga bungkus. he he he jangan ajak saya makan!


tampilan soto yang menggugah

dinding dihiasi foto para artis, saya ga mau di poto :)

sabar mas bro, saya ga minta


Datanglah sate kami, maaf saya lupa saat sate datang tak di foto terlebih dahulu langsung saja disantap, betapa kami kelaparan dan kalap saat itu. bumbunya lembut banget, teksturnya seperti bubur tapi legit, gurih dan manisnya pas. Potongan dagingnya kecil-kecil tapi juice. kalau misal diminta kasih nilai, ini 9 dari 10. he he he he nanti insyaallah review sate pejompongan yang potongannya segede ruas jari saya. 



ini sate yang kami pesan, kalap sebelum di poto

 Kalau minuman dari dua yang kami pesan tanpa cacat dilidah kami, enake rek......................
es kunyit asem, ga berwarna kuning tapi seger

pilihan ayah, jahe madu
untuk menu diatas kami harus membayar sebesar Rp. 168.000,- ini masih lumayan normal, karena kami pernah jajan 5 kali dari ini dan penuh penyesalan karena menunya ga cocok dilidah kami. kembali kesana lagi vivi? iya..... 
Reactions:
Categories:

0 comments:

Post a Comment