Wednesday, 28 May 2014

Laki-laki atau Perempuan?

image from

Pernah tidak terpikir emmmmm mau anak laki-laki atau perempuan yah? atau anak pertama perempuan nanti anak kedua laki-laki biar komplit. Tapi apakah "komplit" menurut kita sesuai dengan komplit menurut Nya?? Namun bagi saya harapan yang membumbung tinggi bahwa yang lahir nanti akan menjadi shalih atau shalihah.
Maha Suci Allah yang Maha Pencipta segala sesuatu. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menciptakan segala sesuatu sempurna berdasarkan porsinya sesuai yang Dia kehendaki. Sebagian pasangan mungkin lebih menginginkan anak laki-laki ketimbang anak perempuan. Karena laki-laki dirasa akan menjadi pelindung bagi keluarga, pejuang, pemimpin, dan dianggap lebih mandiri di kemudian hari. Tapi bagi saya Laki-laki dan perempuan memang berbeda tapi setara. 
Obrolan saya dengan Ayah mungkin sama dengan obrolan orang tua yang lain, Bila dititipi anak laki-laki berharap kelak bisa menjadi seorang pemimpin yang hebat dan adil dalam Islam seperti Umar Ibn Khathab radhiallahu ‘anhu, menjadi seorang Mujahid yang tangguh seperti Khalid bin Walid radhiallahu ‘anhu, menjadi Muslim pebisnis yang sukses seperti Abdurrahman bin ‘Auf radhiallahu ‘anhu, dan ini  adalah harapan yang mulai. Tapi bagaimana pada saatnya ternyata Allah hanya mengarunia anak perempuan? Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi umatNya. Sebab, baik laki-laki dan perempuan di mata Allah sama saja, yang membedakan adalah tingkat ketaqwaannya. 

Bagi saya, yang berasal dari keluarga yang lebih banyak perempuannya, alangkah indahnya bisa berbagi kesesama saudara-saudara perempuan, saat lebaran atau saat berkumpul, kami bisa mengerjakan pekerjaan rumah bersama-sama tanpa membagi-bagi tugas. Semua tergerak untuk melaksanakan tugas yang ada tanpa diminta. Yang menjadi sangat luar biasa adalah saya dan saudara-saudara perempuan saya bisa saling berbagi cerita, berdiskusi tentang berbagai macam hal, dari jerawat, jahit baju, riasan, tempat belanja dan sampai resep masakan. Indah bukan? Bagi Ayah yang hampir kesemua saudara dan temannya memiliki anak laki-laki menjadi lain. Beliau memohon kepada Sang Pemilik Hidup untuk dikaruniakan anak laki-laki sebagai adik Mila. Tapi sejalannya waktu Beliau menemukan banyak hal yang membuat beliau membuka mata tentang anak perempuan. 
“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al-Hujurat [49]:13)
Dan, bergembiralah bagi orangtua yang memiliki anak perempuan, sabar dalam menghadapi dan mendidiknya sesuai Syariah Islam. Karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:
“Barangsiapa yang mengasuh atau memelihara dua anak perempuan sehingga besar, nanti pada hari kiamat aku dengan dia seperti ini (sambil Nabi merapatkan jari-jarinya).” (H.R Bukhari dan Muslim)
“Barangsiapa yang mendapatkan kesusahan di karenakan mempunyai anak-anak perempuan, tetapi ia tetap berlaku baik kepada mereka, nanti pada hari kiamat mereka akan menjadi dinding baginya api neraka.” (H.R. Bukhari dan Muslim)
“Barangsiapa diantara kalian mempunyai tiga orang anak gadis lalu ia sabar merawatnya dalam keadaan susah dan senang, maka Allah akan memasukkan dia ke surga berkat kasih sayang orang itu kepada ketiganya”, lalu seseorang bertanya:”Bagaimana dengan dua wahai Rasulullah?”, beliau menjawab “Demikian juga dengan dua”, lalu orang itu bertanya lagi: “Bagaimana dengan satu wahai Rasulullah?” beliau menjawab “Demikian juga dengan satu.”(H.R. Ahmad)
“Siapa yang mempunyai tiga anak perempuan dan dia sabar terhadap mereka serta memberi mereka pakaian dari hartanya, niscaya Allah akan memberikan pelindung baginya dari api-neraka.” (H.R. Ibnu Majah)
Dan bukan laki-laki atau perempuan bukan? saya hanya berdoa semoga mampu bersyukur,  mampu mendidik, menyayangi, dan memeliharanya sesuai dengan ajaran Islam, insya Allah 
Reactions:
Categories:

0 comments:

Post a Comment