Wednesday, 9 October 2013

Surat istimewaku

Kepada Allah Maha Mengetahui,

ini kali kedua aku  menulis surat untuk Mu, Maha Berkehendak
Rindunya aku kepada-Mu dan Nabi Muhammad
Solawatku setiap pagi mengiringi keberangkatanku ke kantor
tak ku rasa mengobati rindu ini
tapi semoga semakin membuat aku mengingat Mu

ajari aku untuk mejadi air Ya Rabb
menerima aliran yang halus atau curam
menerima keruh atau beningnya tatapan
terus mengalir meski batu besar menghadang langkahku
mengatarkan daun-daun menuju tujuannya
membawa ikan-ikan ke rumahnya

ajari aku menjadi batu,ditempa palu tukang batu 
digerus aliran air, terus meyusut tanpa aku sadari

ajari aku menjadi daun
setelah hijauku hilang karena terik matahari
dengan anggun aku jatuh ke rerumputan
kuning, lambat laun kering terbawa angin kemana berhembus

beri tahu bagaimana aku bisa melerai emosi dan logika
atau selama ini aku memang tak mengerti cara yang mungkin telah Kau tunjukan
Selama-lamanya tak cukup lama bagiku, karena aku harus belajar dari Mu


andai saja Kau beri tahu aku semula menjadi dari setiap peristiwa
Dimana aku bisa belajar?
Kau ciptakan segala pasangan
malam dan siang, hujan dan cerah, gelap dan terang
dan Segalanya telah Kau hadirkan


Terima kasih untuk sampai hari ini Ya Allah
Kau beri aku senyuman, tangis, bahagia dan sedih




Reactions:
Categories:

0 comments:

Post a Comment